Bank ASI

ImageBank ASI adalah praktek memperoleh ASI dari ibu menyusui dengan tujuan menyimpan, dan memberikannya pada bayi dari ibu lain. Sistem bank ASI pertama kali dilaksanakan di Wina pada tahun 1909. Sejak saat itu, bank ASI dipraktekan diseluruh dunia (Leaf and Winterson, 2009). Bank ASI yang ada di dunia antara lain Human Milk Banking of North America (HMBANA) di Amerika, Mothers Milk Bank of New England di Inggris, Mothers Milk Bank Austin di Australia, dan Indiana Mothers’ Milk Bank di India. Sebelum ASI di distribusikan ke penerima, bank ASI bertanggung jawab dalam menentukan keamanan dan kualitas ASI pendonor, sehingga ASI tersebut aman dan terjaga kualitasnya saat dikonsumsi oleh bayi. Prosedur yang dilakukan oleh bank ASI adalah penapisan donor ASI, pengumpulan ASI dan penyimpanan, pasteurisasi, analisa mikrobiologi (Hartman et al, 2007).

1. Penapisan donor

Agar terjaga keamanannya, para donor ASI harus bebas dari penyakit menular. Oleh karena itu, penapisan donor perlu dilakukan. Tes darah yang dilakukan adalah HIV, HTLC (human T cell Lymphotrophic Virus), hepatitis, syphilis. Donor yang dinyatakan bebas penyakit dapat segera mendonorkan ASI nya, dan jika ingin memberikan ASI nya selama 3 bulan kedepan tes darah harus diulang lagi.

2. Pengumpulan dan penyimpanan ASI

Jika pendonor mempersiapkan/ mengumpulkan ASI dari rumah, maka perlu ada penjelasan mengenai bagaimana ASI disimpan sebelum diserahkan ke bank ASI. Donor mengumpulkan ASI nya kedalam botol steril yang telah diberi label berisi nama dan tanggal. Setelah itu ASI harus dimasukkan kedalam bagian terdingin freezer. Suhu permukaan ASI yang diserahkan pada bank ASI harus berada pada suhu nol derajat celcius atau lebih rendah (diukur dengan termometer infra-red yang telah dikalibrasi). Di Bank ASI, ASI dari donor disimpan tetap beku pada suhu -20 derajat celcius (untuk membatasi terjadinya lipolisis dan pertumbuhan mikroba) selama maksimal 3 bulan sebelum dibagikan. Freezer penyimpanan harus dalam suhu yang terjaga untuk menjaga keamanan simpanan ASI yang telah dipasteurisasi.

3. Pasteurisasi

ASI donor harus dipasteurisasi pada suhu 62,5 derajat celcius selama 30 menit sebelum diberikan, hal ini akan menghilangkan CMV, menginaktivasi HIV dah HTLV, serta membunuh bakteri. Sebelum dan setelah pasteurisasi, sampel ASI diambil untuk dilakukan uji mikrobiologi. Jika ASI lolos uji, ASI diambil sesuai dengan kebutuhan dan dimasukkan kewadah steril untuk kemudian diberikan kepada bayi yang membutuhkan. Tujuan pasteurisasi adalah menyingkirkan bakteri dari ASI donor serta menjaga protein aktif didalamnya. Selama proses pasteurisasi tersebut secretory IgA menurun 24,5%, tapi imunoglobulin ini tidak terdapat dalam susu formula. Pasteurisasi tidak berpengaruh pada total lemak ASI. Vitamin larut lemak tidak berubah, tapi pasteurisasi menurunkan kandungan vitamin C (36%), B6 (15%), dan asam folat (31%). Pasteurisasi juga tidak mempengaruhi konsentrasi molekul prebiotik.

4. Analisa Mikrobiologi

Agar ASI donor terjaga kualitas dari kontaminasi, maka semua susu harus melewati analisa mikrobiologi. ASI donor diperiksa sebelum dan setelah proses pasteurisasi. Walaupun membunuh banyak mikroorganisme, tetapi tidak semua toksin hancur oleh pemanasan.Jika terdapat bakteri patogen yang tahan pada suhu pemanasan, yaitu Enterobacteriaceae atau enterococci maka ASI tersebut harus segera dipisahkan dan dibuang dari penyimpanan.

Sumber:

Hartman et al. 2007. Best Practice Guidelines for the Operation of a Donor Human Milk Bank in an Australian NICU. http://www.elsevier.com

Leaf, Alison and Winterson, Rebecca. 2009. Breast-Milk Banking: Evidence of Benefit. Journal of Pediatric and Child Health. http://www.elsevier.com

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s